Tari Keris Rakian Istinja Darah Raih Dua Penghargaan di Parade Tari Nusantara 2014

Tari Keris Rakian Istinja Darah yang ditampilkan oleh Sanggar Seni Stiwang Kabupaten Lampung Barat meraih dua penghargaan yaitu Peyaji Unggulan serta Penata Rias dan Kostum Terbaik pada event Parade Tari Nusantara (PTN) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta yang berlangsung pada Sabtu 23 Agustus 2014 di Teater Bhineka Tunggal Ika (TBTI) TMII , demikian diungkapkan Riady Andrianto Kasi Usaha Jasa dan SDM Dinas Pemuda , Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Barat kepada Mahameru FM .
"Penghargaan ini sesuatu yang membanggakan bagi Kabupaten Lampung Barat, karena ini ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional. Kegiatan tahunan ini adalah penyelenggaraan yang ke-33 dan diikuti oleh 33 provinsi. Kabupaten Lampung Barat telah mengikuti event ini sebanyak lima(5) kali yaitu tahun 1999,2008,2010,2012 dan 2014," kata Riady .“Kompetisi tari tahunan ini sebagai ajang mengukur kemampuan para seniman daerah yang sebelumnya telah diuji di daerahnya masing-masing pada Parade Tari tingkat kabupaten kota, dan tingkat provinsi," tambah Riady.

Sementara itu Endang Guntoro Canggu salah satu anggota Sanggar Seni Stiwang mengungkapkan bahwa Lampung Barat berhak mewakili Propinsi Lampung di ajang Parade Tari Nusantara (PTN) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta setelah Kabupaten Lampung Barat menjuarai Lomba Tari Kreasi pada ajang Festival Krakatau 2014 Tingkat Propinsi Lampung. "Sanggar Seni Stwiang yang mewakili Propinsi Lampung pada ajang tersebut selalu berjejer di 10 Penampil Terbaik dan Sanggar Seni Stiwiang Lampung Barat selalu masuk 5 besar dari 33 Propinsi!". Parade Tari Nusantara menjadi ajang apresiasi, kompetisi dan evaluasi dalam hal penggarapan tari dalam memperkaya perbendaharaan khasanah seni tari daerah," kata Endang.

Tari Keris Rakian Istinja Darah yang ditampilkan oleh 10 Penari dan 10 Pemusik tersebut menceritakan sejarah runtuhnya Kerajaan Sekala Brak yang dipimpin secara Tirani oleh Ratu Sekekhumong yang beraliran Animisme. Ratu Sekekhumong terbunuh oleh keris Blambangan oleh penyebar agama Islam  yang menginginkan tegaknya keadilan di Bumi Skala Brak. Keris Blambangan tersebut berlumuran darah Ratu Sekekhumong dan sejak peristiwa terbunuhnya Sang Ratu maka keris tersebut bergelar " Rakian Istinja Darah " . foto-foto dokumen Sanggar Stiwang & Endang Guntoro Canggu
#dutasuhanda @MahameruFMLiwa 

0 Response to "Tari Keris Rakian Istinja Darah Raih Dua Penghargaan di Parade Tari Nusantara 2014"

Posting Komentar